TUTUP
TUTUP
SPORT

PBSI: Faktor Keberuntungan Bisa Tentukan Nasib Tim Indonesia

Tim ini tetap harus mengantisipasi jika ada hal terburuk akan terjadi.
PBSI: Faktor Keberuntungan Bisa Tentukan Nasib Tim Indonesia
Tim bulutangkis Indonesia untuk Olimpiade Rio de Janeiro 2016 (instagram.com/tontowiahmad/)

VIVA.co.id – Tim bulutangkis Indonesia telah membulatkan tekadnya untuk siap menghadapi pertarungan dalam ajang Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil. Rasa percaya diri dan dorongan semangat besar kini menjadi perhatian khusus PP PBSI jelang bertolak ke Brasil pada Rabu 27 Juli besok.

Dalam agenda tersebut yang berlangsung, Selasa 26 Juli 2016 di Pelatnas Cipayung itu, Ketua Umum PP PBSI Gita Wirjawan mengajak seluruh elemen tim optimistis dan berdoa yang terbaik untuk kiprah tim bulutangkis Indonesia.

Tak lupa, tepat satu hari sebelum keberangkatan atlet ke Sao Paulo itu, Gita memberi suntikan semangat kepada Hendra Setiawan cs. Pada kesempatan itu, mantan Menteri Perdagangan era Presiden SBY tersebut menekankan bahwa tim ini tetap harus mengantisipasi jika nantinya ada-hal yang terburuk pun terjadi.

“Lakukanlah yang terbaik, saya yakin kalian sudah tahu apa yang harus dilakukan. Banyak ekspektasi dari masyarakat Indonesia, tetapi kita harus bisa mengatur ekspektasi tersebut supaya tidak terbebani,” ujar Gita, dilansir situs resmi PBSI.

"Faktor keberuntungan juga sangat berperan. Apapun bisa saja terjadi di kejuaraan sebesar Olimpiade, jadi tetap berikan yang terbaik. Hope for the best and expect the worst," tegas Gita.

Gita juga berpesan agar atlet dapat menjaga diri sebaik mungkin selama di Brasil, termasuk diantaranya kondisi keamanan di Brasil yang patut diwaspadai. Gita rencananya akan menyaksikan langsung perjuangan para pebulutangkis terbaik Merah Putih di stadion Riocentro Pavilion 4.

Cabang bulutangkis akan dimainkan pada 11 – 20 Agustus 2016. Tim bulutangkis rencananya akan menjalani karantina kedua di Sao Paulo, sebelum bertolak ke Rio de Janeiro. Karantina pertama telah berlangsung di Kudus, Jawa Tengah, pada 11-16 Juli lalu.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP