TUTUP
TUTUP
SPORT

Angkat Besi Belum Putuskan Lifter di Kelas 77kg

Ada tiga atlet yang berpeluang naik ke kelas 77kg.
Angkat Besi Belum Putuskan Lifter di Kelas 77kg
Atlet angkat besi Indonesia sedang berlatih jelang Olimpiade 2016. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

VIVA.co.id - Cabang olahraga angkat besi jadi salah satu andalan kontingen Indonesia di Olimpiade 2016. Cabor ini akan menurunkan tujuh atlet di nomor putra dan putri, dengan target mempertahankan tradisi medali di Rio de Janeiro nanti.

Dalam berita sebelumnya, Indonesia berpeluang untuk menurunkan atletnya di kelas 77 kg. Ada tiga lifter andalan Indonesia yang memungkinkan untuk naik kelas ke 77 kg. Ketiga atlet yang berpeluang naik kelas ke 77 kg yakni, I Ketut Ariana, Deni, dan peraih medali perak di Olimpiade 2012 London, Triyanto.

Meski tetap dipersiapkan, hingga saat ini belum ada keputusan terkait siapa lifter yang akan naik kelas ke 77 kg. Menurut Manajer Timnas Angkat Besi Indonesia, Alam Syah Wijaya, pihaknya masih meminta masukan dari tim pelatih.

"Belum ada keputusan sampai saat ini. Kita masih meminta masukan dari tim pelatih dulu," ujar Alam Syah kepada VIVA.co.id dalam wawancara lewat pesan singkat, Rabu 27 Juli 2016 siang WIB.

Salah satu lifter yang berpeluang naik kelas ke 77 kg, Deni, membenarkan jika saat ini dirinya terus mempersiapkan dirinya. Lifter 27 tahun asal Bogor, Jawa Barat, mengaku fokus untuk menaikkan berat badannya. Deni saat ini tengah berada di Cape Town, Afrika Selatan, bersama enam atlet lainnya dalam finalisasi pemusatan latihan.

"Persiapan saya yang paling utama adalah menaikkan berat badan. Karena, jika berat badan naik angkatan juga akan naik," ujar Deni.

"Latihan fokus di angkatan saja seperti biasa. Latihan di sini (Cape Town) juga lebih fokus. Karena semuanya sangat terpola, baik tidur, makan, dan rutinitas lainnya. Latihan ada pagi dan sore. Pagi dari jam 9 sampai jam 11, sore mulai jam 4 sampai jam 7," imbuhnya.

Tim Nasional Angkat Besi dijadwalkan akan langsung berangkat dari Cape Town menuju Rio de Janeiro, tanggal 28 Juli 2016 waktu setempat.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP