TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
SPORT

3 Arjuna dan Srikandi Harapan Indonesia di Olimpiade 2016

Cabor panahan diharapkan dapat menyumbang medali di Olimpiade.
3 Arjuna dan Srikandi Harapan Indonesia di Olimpiade 2016
Atlet panahan Muhammad Hanif Wijaya (kiri) dan Ika Yuliana Rochmawati (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/foc/16.)
VIVA.co.id - Olimpiade Rio de Janeiro 2016 tidak lama lagi akan dimulai. Indonesia kembali mengirimkan atlet-atlet terbaiknya untuk mengharumkan nama bangsa di kancah internasional, salah satunya di cabang olahraga panahan.

Cabor panahan kali ini meloloskan empat atlet terdiri dari 3 "arjuna" dan 1 "srikandi" dari tiga nomor berbeda. Ika Yuliana Rochmawati dan Riau Ega Agatha Salsabila di nomor recurve perorangan putri dan putra menyambar tiket Olimpiade 2016 setelah mencatat prestasi pada Kejuaraan Dunia Panahan 2015 di Denmark.

Sedangkan satu tiket lain digenggam oleh tim panahan beregu putra, Riau Ega, Muhammad Hanif, dan Hendra Wijaya usai pada Juni 2016 lalu menyabet medali emas dalam kejuaraan di Turki.

Keempat atlet yang dikirim oleh Indonesia diharapkan untuk bisa mengulang prestasi regu panahan yang dikirim pada Olimpiade 1988 yang pada saat itu berhasil meraih medali perak.

Berikut profil empat atlet panahan yang dikirim Indonesia ke Olimpiade 2016:

1. Riau Ega Agata Salsabila
Pria kelahiran Blitar, 25 tahun lalu ini merupakan debutan di ajang Olimpiade. Namun, bila berbicara pengalaman, dia sudah tidak perlu ditanyakan lagi.

Rekornya di ajang panahan bisa dibilang sangat baik. Bagaimana tidak, dia sudah dua kali meraih medali emas pada saat berlaga di recurve beregu campuran SEA Games pada 2011 dan 2015.

2. Muhammad Hanif Wijaya
Pemuda kelahiran Jambi yang pada Oktober nanti berusia 20 tahun ini juga merupakan debutan di cabor panahan Olimpiade 2016. Dia berhasil melaju ke Olimpiade 2016 usai menyabet medali emas tim beregu dalam kejuaraan di Turki.

Selain itu, dia pernah meraih prestasi di kejuaraan lain. Hanif pernah menyabet medali perak nomor beregu recurve SEA Games 2015.

3. Hendra Purnama
Senada dengan Hanif, pemuda kelahiran Bantul yang kini berusia 19 tahun ini juga merupakan debutan pada ajang Olimpiade 2016. Dia merupakan atlet termuda yang diturunkan di cabor panahan.

Dia berhasil tampil di Olimpiade 2016 berkat keberhasilannya meraih medali emas di tim beregu Kejuaraan Turki 2016 bersama dengan Riau Ega dan Hanif. Selain itu, dia bersama Hanif meraih medali perak recurve beregu SEA Games 2015.

4. Ika Yuliana Rochmawati
Pemanah wanita kelahiran Bojonegoro, 27 tahun lalu ini adalah atlet paling senior di cabang panahan. Dia sudah dua kali mengikuti Olimpiade, yakni Olimpiade Beijing 2008 dan London 2012. Namun, dia belum sekali pun mempersembahkan medali untuk kontingan Indonesia di ajang Olimpiade.

Meski begitu, prestasinya di ajang lain tidak bisa diremehkan. Dia pernah meraih medali emas recurve beregu pada SEA Games 2013 dan medali emas recurve beregu campuran SEA Games 2015. (one)
KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP