TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
SPORT

Ulang Tahun, Greysia Polii Berharap Juara Olimpiade Rio

Greysia menang di laga pembuka Olimpiade Rio 2016.
Ulang Tahun, Greysia Polii Berharap Juara Olimpiade Rio
Kapten tim Uber Indonesia, Greysia Polii. (VIVA.co.id/Anhar Rizki Affandi)

VIVA.co.id - Kemenangan Greysia Polii pada babak penyisihan grup di nomor bulutangkis ganda putri pada 11 Agustus 2016, terasa spesial. Sebab, itu bertepatan dengan hari ulang tahun pasangan dari Nitya Krishinda Maheswari ini.

Greysia mengaku sempat kaget dan terharu kala suporter Indonesia menyanyikan lagu ulang tahun di stadion Riocentro – Pavilion 4. Padahal, dia sempat lupa akan hari ulang tahunnya karena fokus pada laga kontra Poon Lok Yan/Tse Ying Tsuet.

“Sebenarnya saya sempat lupa kalau saya ulang tahun. Terharu juga waktu selesai main dinyanyiin Happy Birthday sama suporter Indonesia di seantero stadion, kencang banget,” kata Greysia di situs resmi PBSI.

Di usianya yang menginjak 29 tahun ini, Greysia berharap menjalani hidup dengan lebih baik lagi. Begitu juga di karier bulutangkis, dan semoga bisa menjadi juara pada Olimpiade 2016.

“Di hari ulang tahun ini saya berharap bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi dan minta hikmat dan pengertian sama Tuhan dalam menjalani hidup ini," ujar atlet kelahiran Jakarta 11 Agustus 1978 ini.

"Dalam karier bulutangkis, saya berdoa semoga bisa mengeluarkan kemampuan terbaik dan melakukan yang paling baik di tiap pertandingan selama Olimpiade. Kalau hasilnya menjadi juara di Olimpiade, itu hanya bonus dari Tuhan,” lanjutnya.

Greysia juga bercerita mengenai momen-momen indah dalam setahun belakangan yang tak lekang dari ingatannya. Salah satunya saat ia dan Nitya bisa menjadi juara super series untuk pertama kalinya di ajang Korea Open Super Series 2015.

Bukan hanya itu, Greysia/Nitya juga mencatat rekor bertanding terlama sepanjang sejarah, yaitu 161 menit. Pertandingan ini terjadi di Badminton Asia Championships 2016, di mana Greysia/Nitya dikalahkan wakil Jepang, Naoko Fukuman/Kurumi Yanao (Jepang), dengan skor 21-13, 19-21, 22-24.

“Selain itu, momen-momen yang saya ingat adalah kasih sayang dari orang-orang terdekat saya, surprise-surprise kecil mereka yang selalu saya kenang. Saya merasa selalu disayang sama keluarga dan orang-orang terdekat saya,” ujarnya. (one)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP