TUTUP
TUTUP
SPORT

Pemerintah Janjikan Fasilitas Baru Angkat Besi dan Panahan

Dua cabang ini berhasil membuka mata pemerintah di Olimpiade Rio 2016.
Pemerintah Janjikan Fasilitas Baru Angkat Besi dan Panahan
Perjuangan Eko Yuli meraih medali perak Olimpiade Rio 2016. (REUTERS/Yves Herman)

VIVA.co.id – Cabang olahraga angkat besi jadi salah satu primadona kontingen Indonesia di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro. Kesuksesan yang diraih Eko Yuli Irawan dan Sri Wahyuni Agustiani dengan meraih medali perak, membuka mata pemerintah untuk memaksimalkan cabang ini di Olimpiade 2020 Tokyo.

Seperti yang diketahui, perkembangan olahraga angkat besi di Indonesia memang tak terlihat sama sekali. Bahkan, situasi miris terlihat dari tempat latihan mereka di kawasan Gelora Bung Karno.

Bertempat di belakang Hall Basket Senayan, tempat berlatih lifter-lifter andalan Indonesia ini begitu sempit. Udaranya pun pengap.

Namun, dengan segala keterbatasan dalam sarana dan prasarana, angkat besi justru mampu membuktikan diri sebagai salah satu cabang yang patut diperhitungkan.

Berkat kesuksesan yang diraih Eko Yuli dan Sri Wahyuni, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, berencana untuk meningkatkan fasilitas bagi para atlet angkat besi. Pihak Kemenpora akan memfasilitasi angkat besi dengan menyediakan tempat latihan baru di kawasan Cibubur.

"Bagi cabang-cabang yang berpotensi mendatangkan emas, kami akan memberi perhatian khusus. Angkat besi misalnya, kita sudah siapkan sarana Pelatnas di Cibubur," kata Imam kepada wartawan.

Selain angkat besi, pihak Kemenpora juga memberikan perhatian khusus kepada cabang olahraga panahan. Meskipun Riau Ega Agatha dan kawan-kawan gagal merebut medali di Olimpiade 2016 lalu, namun panahan tetap masuk perhatian, dan dianggap sebagai cabang yang berpotensi untuk mendatangkan emas.

Seperti yang diketahui, panahan merupakan cabor pertama yang menyumbang medali bagi Indonesia di Olimpiade 1988 Seoul. Seperti angkat besi, panahan juga nantinya akan diberikan fasilitas baru di daerah Cipayung.

"Begitu juga panahan, kita juga sudah siapkan Pelatnas di Cipayung juga. Sekali lagi katakan bukannya menafikkan cabang yang lain, tapi kita harus realistis," kata Imam.

"Fasilitas dan sarana ini gratis, seluruhnya dibiayai oleh negara. Jadi, dengan adanya sarana dan fasilitas ini bisa meningkatkan semangat para atlet, agar bisa maksimal di setiap kejuaraan internasional, terutama Olimpiade 2020 Tokyo," ujarnya. (one)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP