TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
SPORT

MILO School Competition Kembali ke Solo Menjadi Sirnas

SIRNAS-MILO School Competition Solo diikuti 500 peserta.
MILO School Competition Kembali ke Solo Menjadi Sirnas
Jumpa pers Milo School Competition 2016. (VIVA.co.id/Radhitya Andriansyah)

VIVA.co.id – Kompetisi bulutangkis tingkat sekolah U-13 dan U-15, MILO School Competition, tahun ini hadir dengan standar pertandingan tertinggi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) yaitu sirkuit nasional. Nama kompetisi pun berubah menjadi SIRNAS-MILO School Competition.

Kota Solo menjadi salah satu kota penyelenggara SIRNAS-MILO School Competition setelah sebelumnya diadakan di Pekanbaru dan Cirebon. SIRNAS-MILO School Competition akan berlangsung di Sritex Arena Hall B Solo, 29 Agustus-3 September 2016 dan diikuti lebih dari 500 peserta SD dan SMP.

“Kehadiran MILO School Competition di Solo untuk ketiga kalinya ini menjadi sangat spesial karena tahun ini kami hadir dengan standar sirkuit nasional. Para juara SIRNAS–MILO School Competition ini akan mendapatkan poin sesuai dengan kategori kelompok usia yang akan mempengaruhi peringkat peserta di PBSI. Kami sangat bangga melihat tingginya antusiasme peserta di Solo. Dengan adanya penerapan standar sirkuit nasional, maka akan membuka kesempatan lebih luas bagi bibit-bibit pebulu tangkis potensial di Solo untuk dapat mengasah kemampuannya,” ujar Business Executive Manager Beverages PT Nestlé Indonesia, Prawitya Soemadijo, dalam rilisnya.

Ketua Pengprov PBSI Jawa Tengah, Andy Kridasusila SE, MM, mengungkapkan, “Bulutangkis memang menjadi salah satu olahraga favorit di Solo apalagi dari kota ini banyak melahirkan legenda bulutangkis Indonesia seperti Icuk Sugiarto dan Joko Supriyanto. Kami sangat bersyukur karena MILO School Competition dapat hadir kembali di Solo, apalagi dengan penerapaan standar sirkuit nasional. Hal ini semakin menambah semangat para peserta untuk mengikuti kompetisi ini. Semoga dengan SIRNAS-MILO School Competition ini dapat melahirkan pebulutangkis berkualitas dari Solo yang dapat mengikuti jejak dari legenda Indonesia.”

Pada SIRNAS-MILO School Competition di Solo, Nestlé MILO akan menggandeng legenda bulutangkis Indonesia, Ricky Soebagdja, untuk memberikan coaching clinic di babak final. Di samping itu, Nestlé MILO juga mengadakan kelas nutrisi untuk para ibu yang hadir menemani anaknya bertanding bersama ahli nutrisi dari Nestlé Indonesia mengenai pentingnya peran orangtua dalam memperhatikan kebutuhan energi anak setiap hari.

“Kami berharap melalui SIRNAS-MILO School Competition, anak-anak di kota Solo dapat semakin mencintai olahraga, khususnya bulutangkis dan sekaligus menanamkan nilai-nilai kehidupan seperti pantang menyerah, sportivitas, percaya diri dan kerja sama tim serta mental juara yang merupakan langkah awal juara sejati,” tutup Prawitya.

Setelah Solo, SIRNAS-MILO School Competition akan digelar di Banjarmasin, 3-8 Oktober, Surabaya, 17-22 Oktober, dan Manado 7-12 November 2016 dengan target lebih dari 3.000 peserta.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP