TUTUP
TUTUP
SPORT

Djokovic dan Wozniacki Maju ke Semifinal US Open

Melihat lawannya cedera, Wozniacki malah semakin buas menyiksanya.
Djokovic dan Wozniacki Maju ke Semifinal US Open
Petenis Denmark Caroline Wozniacki (Reuters)

VIVA.co.id – Petenis putra nomor 1 dunia, Novak Djokovic, maju ke semifinal US Open, setelah unggulan 9, Jo-Wilfried Tsonga, memutuskan berhenti di awal set 3, Selasa 6 September 2016 waktu setempat. Djokovic pun dinyatakan sebagai pemenang dengan dua set 6-3 dan 6-2.

Dilansir dari Reuters, Rabu 7 September 2016, Tsonga meminta waktu untuk tes medis, saat pergantian di set 2 dan sudah tertinggal 2-5. Terlihat tim medis membalut wilayah di sekitar lutut kirinya. Petenis Prancis itu melanjutkan pertandingan hanya untuk memberikan kesempatan pada Djokovic menutup set 2 dengan 6-2.

Tsonga kemudian menyatakan berhenti, untuk memberikan Djokovic tiket semifinal US Open ke-10 kali secara beruntun. US Open 2016 telah menjadi grand slam yang aneh bagi Djokovic, karena petenis Serbia itu sejauh ini baru dua kali memainkan pertandingan penuh.

Djokovic akan menghadapi unggulan ke-10 dari Prancis, Gael Monfils, di semifinal. Monfils menjadi petenis putra pertama yang meraih tiket ke semifinal, setelah mengalahkan Lucas Pouille yang sehari sebelumnya membuat kejutan, dengan menumbangkan Rafael Nadal dalam lima set.

Di pertandingan lainnya, Caroline Wozniacki juga maju ke semifinal. Mantan petenis putri nomor 1 dunia itu menang mudah 6-0 dan 6-2 atas Anastasija Sevastova, yang mengalami cedera dalam pertandingan. Sevastova menjadi petenis Latvia pertama yang bisa mencapai perempatfinal grand slam, tapi perjalanannya berakhir menyakitkan. Kakinya terkilir saat mengejar bola servis pembuka Wozniacki.

"Sudah pasti itu mempengaruhi permainan saya, tapi saya bukan tipe orang yang suka berhenti dalam pertandingan. Jadi, saya hanya berusaha melakukan yang terbaik," kata Sevastova, yang bertarung dengan berani hingga akhir pertandingan.

Melihat lawannya cedera, Wozniacki justru semakin buas. Dia tidak memberikan belas kasihan, terus “menyiksa” lawannya dengan memberikan bola-bola jauh, memaksa lawannya terus berlari ke sisi kiri dan kanan lapangan. "Saya terus melakukan servis dengan baik, untuk memaksanya berlari," ujar Wozniacki. (one)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP