TUTUP
TUTUP
SPORT

Juara di Korea, Lee Yong-dae Pamit dari Laga Internasional

Sepanjang kiprahnya, Yong-dae sukses mengoleksi 43 gelar Superseries
Juara di Korea, Lee Yong-dae Pamit dari Laga Internasional
Pebulutangkis Korea Selatan, Lee Yong-dae (Badmintoncn)

VIVA.co.id – Turnamen Korea Open Superseries 2016 rupanya menjadi momen spesial bagi kiprah Lee Yong-dae. Ya, sukses merebut titel di hadapan para pendukungnya sendiri, pilar ganda putra andalan Negeri Ginseng tersebut menjadikan ajang tersebut sebagai kiprah terakhirnya di kancah bulutangkis internasional.

Dalam laga puncak yang digelar Minggu 2 Oktober 2016, Yong-dae yang hingga saat ini masih menjadi ganda putra nomor satu dunia bersama Yoo Yeon-Seong, berhasil merebut gelar Superseries terakhirnya dengan mengalahkan duet jangkung China, Li Junhui (195 cm) dan Liu Yuchen (193 cm) dengan rubber game, 16-21, 22-20 dan 21-18.

Sontak kemenangan itu pun disambut gembira sekaligus penuh haru oleh publik Seong-nam Indoor Stadium, Seoul, yang menyaksikan aksi pamungkas pria 28 tahun tersebut. Usai mundur dari pentas internasional, ke depannya Yong-dae akan berkiprah dalam ajang nasional dan superliga bulutangkis.

"Itu adalah pertandingan yang sangat sulit, tapi saya bangga bisa mengakhiri karier internasional dengan kinerja baik seperti ini. Dan ini yang akan menggerakkan saya untuk tetap maju ke babak baru kehidupan," kata Yong-dae usai pertandingan, dilansir Badminton Planet.

"Saat ini, saya ingin menjauh dari semua turnamen dan melihat peluang apa yang bisa diambil setelah ini," tambahnya.

Sepanjang kariernya dalam kancah bulutangkis internasional, pemain yang pernah merebut medali emas ganda campuran Olimpiade Beijing 2008 itu sukses mengoleksi 43 gelar Superseries yang menempatkannya sebagai salah satu pemain ganda putra paling sukses sepanjang masa.

Namun, kekecewaan dan cerita kariernya pun seolah terhenti usai gagal merebut medali emas Olimpiade Rio 2016 lalu. Rekor buruk ini pun akan menjadi torehan kelam sepanjang hidupnya kala kerap gagal merebut gelar juara dunia dan emas Olimpiade di sektor ganda putra. (one)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP