TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
SPORT

Jelang Munas, Gita Wirjawan Ungkap Kendala PBSI

Ini jadi salah satu bentuk keseriusan Gita untuk kembali pimpin PBSI.
Jelang Munas, Gita Wirjawan Ungkap Kendala PBSI
Ketua Umum PP PBSI, Gita Wirjawan. (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)

VIVA.co.id – Gita Wirjawan menyatakan bahwa dia akan kembali maju dalam pencalonan Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) periode 2016-2020.

Tekad tersebut pun, kini kian menjadi perhatian publik bulu tangkis jelang bergulirnya Musyawarah Nasional (Munas) yang akan berlangsung di Surabaya, 30 Oktober - 1 November 2016 mendatang. 

Sejumlah misi dan target kerja pun dihimpun mantan Menteri Perdagangan tersebut. Hal ini menjadi salah satu bentuk keseriusan Gita, untuk kembali memimpin induk organisasi olahraga tepok bulu ini.

Beberapa problematika selama menjabat di periode kali ini juga akan masih menjadi fokus pembenahannya, jika nantinya Gita kembali dipercaya memimpin PBSI. 

"Jujur, dalam konteks ini biaya (organosasi) tidaklah kecil. Itu salah satu kendala. Yang berikutnya adalah masih perlu ditingkatkan lagi upaya mencari talenta-talenta baru, khususnya di tunggal putri yang juga tidak mudah," tegas Gita.

"Kalau ada hal yang kurang dari kepengurusan ini adalah bagaimana kita bisa melakukan proses kajian ulang atas apapun yang terjadi di lapangan dengan lebih baik, lebih efektif dan lebih efisien," ujar pendiri Ancora Group tersebut.

Dalam sebuah kesempatan beberapa waktu lalu di Hotel Sultan, Jakarta, Gita pun dengan tegas menyatakan bahwa agenda Munas ini merupakan momen yang terbuka untuk bersaing memperebutkan posisi sebagai Ketua Umum PBSI.  

"Saya percaya, proses ke depannya nanti semangatnya adalah siapa pun yang maju ini untuk kebaikan," jelas Gita.

"Kita juga harus bisa menyemangatkan teman-teman (pengurus) di daerah untuk kepentingan kaderisasi dan pelatihan. Jangan sampai ada kesan bahwa latihan itu kesuksesannya hanya terjadi di pusat," ungkap penggemar klub sepakbola Arsenal ini. (asp)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP