TUTUP
TUTUP
SPORT

Sean Gelael dan Rekannya Start Ketiga di Sirkuit Fuji Jepang

32 tim akan dibagi dalam 4 kategori.
Sean Gelael dan Rekannya Start Ketiga di Sirkuit Fuji Jepang
Pembalap Pertamina Campos Racing Jagonya Ayam KFC Indonesia, Sean Gelael. (Istimewa)

VIVA.co.id – Trio pembalap Jagonya Ayam KFC Indonesia, yakni Muhammad Sean Gelael, Antonio Giovinazzi dan Giedo Van der Garde akan memulai balapan uji ketahanan enam jam, FIA World Endurance Championship dari posisi ketiga untuk kategori LMP2. Balapan FIA WEC seri ketujuh ini akan berlangsung di sirkuit Fuji Speedway, Jepang, Minggu, 16 Oktober 2016.

Tim Jagonya Ayam KFC Indonesia turun di kategori LMP2 dengan bendera Extreme Speed Motorsport. Pada babak kualifikasi selama 20 menit, Sabtu, 15 Oktober 2016, siang, tim menurunkan Antonio dan Sean secara bergantian.
 
Antonio yang mendapat giliran pertama mencetak waktu satu menit 31,409 detik. Sementara Sean catatan waktunya satu menit 32,482 detik. Dari catatan terbaik kedua pembalap ini, kemudian dihitung rata-ratanya menjadi satu menit 31,945 detik.
 
Balapan FIA WEC seri ketujuh diikuti 32 tim yang terbagi dalam empat kategori, yakni delapan mobil LMP1, 11 LMP2, Tujuh GT Pro dan Enam GT Amatir. Masing-masing tim terdiri dari tiga pembalap yang akan mengemudi secara bergantian dengan pembagian satu pembalap sekitar 90 menit. Untuk kualifikasi, hanya dua pembalap yang turun secara bergantian.
 
Meski balapan WEC dibagi menjadi empat kategori, pelaksanaan babak kualifikasi dan balapan akan dilangsungkan secara bersamaan, sehingga dalam lintasan ada 32 mobil yang akan berpacu selama enam jam. Masing-masing kategori akan memiliki pemenang di akhir balapan.
 
Dengan catatan waktu satu menit 31,945 detik, Sean dan Antonio serta Giedo Van Der Garde akan memulai balapan di urutan ke-11. Mereka di belakang dua tim LMP2 lainnya, yakni dari tim G-Drive Racing dengan trio pembalap Will Stevens, Roman Rusinov dan Alex Brundle serta tim Alpine Nissan (Gustavo Menezes, Nicolas Lapierre, Stephane Richelmi)
 
Menurut Sean, tim sebenarnya bisa meraih hasil lebih bagus jika dia tidak membuat kesalahan. “Saya membuat kesalahan yang menyebabkan mobil sempat melintir. Untungnya, saya masih bisa mengejar catatan waktu sehingga kami berada di posisi ketiga untuk LMP2,” kata Sean dalam rilis yang diterima VIVA.co.id.
 
Pada balapan hari Minggu, Antonio yang mencetak waktu tercepat dalam babak kualifikasi akan menjadi pembalap pertama yang turun. Sean kemungkinan akan ditempatkan sebagai pembalap ketiga.
 
“Ini akan sangat bagus buat Sean untuk menguji kemampuan balapnya. Dia akan belajar menghadapi tekanan yang besar sebagai pembalap ketiga. Dia juga akan bersaing dengan para mantan pembalap F1. Ini pelajaran yang bagus,” kata Ricardo Gelael, ayah kandung Sean.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP