TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
SPORT

Marquez Beberkan Penyebab Kecelakaan di MotoGP Malaysia

Marc Marquez tergelincir keluar lintasan saat lomba tersisa 7 putaran.
Marquez Beberkan Penyebab Kecelakaan di MotoGP Malaysia
Pembalap Honda, Marc Marquez terjatuh. (Crash.net)

VIVA.co.id – Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez harus pasrah hanya mampu finis di urutan ke-11 dalam MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu 30 Oktober 2016. Penyebabnya ialah kecelakaan yang dialami ketika lomba menyisakan tujuh putaran lagi.

Saat itu, Marquez sedang berada di posisi keempat, atau di belakang pembalap Ducati, Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone. Balapan yang digelar dalam kondisi lintasan basah membuatnya sulit untuk melakukan akselerasi.

Namun, secara perlahan dia mencoba untuk lebih menekan pembalap yang berada di depannya. Ketika hendak menikung ke kiri, upayanya tersebut berakibat fatal. Dia pun tergelincir ke luar lintasan.

(Baca juga: Jatuh Bangun Marquez di MotoGP Malaysia)

"Saya mencoba untuk menjaga posisi, dan memberi tekanan lebih di putaran akhir. Tetapi, kemudian saya justru membuat kesalahan," tutur Marquez seperti dilansir Crash.

"Hari ini sangat berbeda dengan kesalahan yang terjadi di Phillip Island, karena saya mencoba lebih tenang di atas motor dan menganggap ini sebagai lomba yang normal. Hingga kemudian saya kehilangan akselerasi," imbuhnya.

Menurut pembalap berusia 23 tahun tersebut, ketika terjatuh dia sama sekali tidak melakukan pengereman. Dia hanya menurunkan gas, namun justru keseimbangan di bagian depan tunggangannya menjadi tidak stabil.

Dan satu faktor yang dinilainya berpengaruh pada kecelakaan adalah pemilihan rem karbon. Dia awalnya memilih jenis itu dengan alasan untuk lebih efektif dalam melakukan titik pengereman, namun hasilnya justru berkata lain.

"Saya tidak pernah menggunakan karbon karena saya tahu akan kehilangan banyak akselerasi. Tetapi, dengan karbon saya bisa mendapatkan banyak getaran di titik pengereman. Jadi, banyak alasan kenapa semua ini terjadi," ujar Marquez.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP