TUTUP
TUTUP
SPORT
BWF World Junior Championships 2016

Gagal Raih Juara Dunia, PBSI Apresiasi Pemain Merah Putih

Semua pemain dinilai telah menunjukkan torehan maksimal di ajang ini.
Gagal Raih Juara Dunia, PBSI Apresiasi Pemain Merah Putih
Pemain tunggal putra Indonesia, Chico Aura Dwi Wardoyo (BadmintonIndonesia.org)

VIVA.co.id – Tim bulutangkis junior Indonesia gagal meraih gelar pada ajang BWF World Junior Championships 2016. Tumpuan akhir skuat Merah Putih, Chico Aura Dwi Wardoyo, kandas di partai puncak dari pilar China, Sun Feixiang, 19-21 dan 12-21.

Hasil di nomor perorangan lainnya, ganda putri Jauza Fadhila Sugiarto/Yulfira Barkah terhenti di semifinal oleh Sayaka Hobara/Nami Matsuyama. Duo Jepang itu pun akhirnya juga sukses merengkuh gelar juara dengan mengalahkan unggulan utama milik China, Du Yue/Xu Ya.

Menanggapi hasil tersebut, manajer tim Indonesia, Fung Permadi, tetap mengapresiasi dengan baik kinerja para penggawa Merah Putih. Menurutnya, semua pemain telah menunjukkan torehan maksimalnya di ajang ini.

“Ini hasil terbaik yang bisa kami dapatkan. Kami mengapresiasi semua perjuangan anak-anak di sini. Yang patut kita syukuri, kita bisa berjuang sampai hari terakhir. Meskipun memang hasil hari ini kurang menggembirakan, tapi dari permainan, Chico sudah berusaha untuk mengeluarkan kemampuan sebaik-baiknya. Hanya memang lawan lebih baik dan lebih matang untuk seusia dia,” ujar Fung Permadi, dikutip Badminton Indonesia. 

“Hasil di sepanjang turnamen ini nanti akan kita evaluasi dan bawa ke PP PBSI, agar di tahun-tahun yang akan datang kita bisa berprestasi di level junior ini,” sambungnya. 

Dengan hasil ini, Indonesia berada di posisi kelima dengan membawa pulang satu perak dan satu perunggu dari nomor perorangan. Sementara itu, posisi teratas berhasil ditempati oleh China dengan lima emas, dua perak dan satu perunggu, disusul oleh Jepang yang mengumpulkan 1 emas dan 2 perunggu.

Thailand dan Korea Selatan sama-sama berhasil membawa pulang satu perak dan tiga perunggu dan Malaysia dengan satu perak dan dua perunggu. (one)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP