TUTUP
TUTUP
SPORT
China Open Superseries Premier 2016

Runtuhnya Bulutangkis China di Depan Publiknya Sendiri

Sebuah fakta mengherankan bagi tim China yang terkenal kuat dan merata
Runtuhnya Bulutangkis China di Depan Publiknya Sendiri
Pebulutangkis tunggal putra, Chen Long takluk di final China Open SSP 2016 (VIVAnews/Fernando Randy)

VIVA.co.id – Keberhasilan skuat bulutangkis Indonesia merebut dua gelar di ajang China Open Superseries Premier 2016 menjadi catatan apik bagi armada Cipayung. Bukan hanya sebagai pelepas dahaga gelar usai Olimpiade Rio, tapi juga sukses menjadi mimpi buruk bagi pasukan tuan rumah.

Ketangguhan Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi Gideon dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil mengantarkan Indonesia merebut titel juara di sektor ganda putra dan ganda campuran.

Di sektor lain, Denmark mengirim Jan O Jorgensen mengamankan tunggal putra dan Korea Selatan berjaya di ganda putri lewat aksi Chang Ye-na/Lee So-hee serta India yang naik podium tunggal putri lewat kemenangan Pusarla Venkata Sindhu.

Fakta ini sungguh mengherankan bagi skuat tuan rumah yang terkenal kuat dan merata di semua sektor. Apalagi, dalam rangkaian Superseries sebelumnya, China mampu memborong 4 gelar di French Superseries, akhir Oktober lalu.

Pada perhelatan China Open tahun ini, menjadi torehan paling kelam bagi penggawa Negeri Tirai Bambu. Hal ini usai barisan pilar asuhan Li Yong Bo untuk pertama kalinya dalam sejarah gagal merebut satu gelar pun di turnamen tersebut meski mengirim 4 wakilnya di partai puncak.

Sejak pertama kali di gelar pada 1986, China praktis tak pernah mengakhiri kejuaraan bergengsi itu dengan tangan hampa. Tim tuan rumah justru pernah 3 kali sukses memborong semua gelar yakni pada 1987, 1995 dan 2001. 

Berikut hasil lengkap laga final China Open Superseries Premier 2016:

Tunggal putra:
Jan O Jorgensen [4][DEN]
vs Chen Long [2][CHN]
22-20 dan 21-13 (0:45).

Tunggal putri:
Pusarla V. Sindhu [7][IND]
vs Sun Yu [8][CHN]
21-11, 17-21 dan 21-11 (1:09).

Ganda putra:
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo [7][INA]
vs Mathias Boe/Carsten Mogensen [4][DEN]
21-18 dan 22-20 (0:48).

Ganda putri:
Chang Ye Na/Lee So Hee [6][KOR]
vs Huang Dongping/Li Yinhui [CHN] 13-21, 21-14 dan 21-17 (1:30).

Ganda campuran:
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir [2][INA]
vs ZHANG Nan/Li Yinhui [CHN] 21-13, 22-24 dan 21-16 (1:12).
(one)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP