TUTUP
TUTUP
SPORT

NusantaRun Hadirkan Serunya Berlari Seraya Peduli Pendidikan

Ajang ini jadi ajang olahraga sambil berdonasi.
NusantaRun Hadirkan Serunya Berlari Seraya Peduli Pendidikan
Pencetus NusantaRun (VIVA.co.id/Donny Adhiyasa)

VIVA.co.id – Ada banyak cara yang bisa dilakukan setiap orang untuk berbagi. Salah satunya dengan berdonasi guna menyumbangkan sedikit nikmatnya kepada mereka yang membutuhkan.

Namun, ada yang unik dari cara para komunitas lari bersama hobinya tersebut. Menggabungkan kecintaannya terhadap olahraga berlari dengan kepedulian terhadap dunia pendidikan, sebuah event bertahuk NusantaRun menghadirkan cara unik bagi masyarakat untuk beramal dengan aktivitas berlari.

NusantaRun adalah acara pengumpulan donasi yang menjadi para peserta kegiatan tersebut sebagai "duta" untuk memberikan sumbangannya kepada dunia pendidikan.

Partisipasi tersebut digalang dengan setiap pelari untuk bisa mempromosikan dirinya guna merebut dukungan agar mengumpulkan donasi dari masyarakat, dimana nantinya dana yang terkumpul akan dialokasikan untuk membangun dunia pendidikan.

Dalam penyelenggaraan tahun keempatnya kali ini, NusantaRun akan menempuh jarak dari kota Cirebon menuju Purwokerto sejauh 145 Kilometer yang akan berlangsung pada 16-18 Desember 2016. 

Dengan tagline #KitaBangun NusantaRun bertekad mewujudkan mimpi generasi penerus bangsa untuk tetap mendapatkan haknya menimba ilmu.

"Kami berusaha untuk bisa menyalurkan hobi kami berlari dengan tetap mengajak para masyarakat lain untuk bisa mendukung event ini untuk membangun sebuah sekolah di kota yang kami tuju sebagai lokasi finis," ungkap Christoper Tobing sebagai co-founder NusantaRun dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis 24 November 2016.

Tahun ini, NusantaRun bekerjasama dengan dua yayasan yakni Yayasan Intan Pertama dan Happy Hearts Fund Indonesia untuk membangun sebuah sekolah inklusif di Purwokerto.

Dalam tiga event sebelumnya NusantaRun pernah mengusung jarak tempuh, Jakarta-Bogor pada chapter I (2013), Bogor-Bandung di chapter II (2014) dan Bandung-Cirebon saat digelarnya chapter II (2015) dengan total donasi terbesar mencapai Rp 1,3 miliar pada tahun lalu dari 150 peserta.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP