Malaysia Masters Grand Prix Gold 2017

Cedera Pinggang Kambuh, Ahsan/Rian Mundur di Babak 16 Besar

Pebulutangkis ganda putra, Mohammad Ahsan.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Anhar Rizki Affandi

VIVA.co.id – Indonesia harus kehilangan satu pasangan ganda putra andalan, Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro, dalam ajang Malaysia Masters Grand Prix Gold 2017. Duet yang dijadwalkan tampil di babak 16 besar, Kamis 19 Januari 2017, itu harus mundur dari arena laga akibat Ahsan mengalami cedera pinggang.

Tragis, Penghancur Raja Bulutangkis Gagal Juara German Open 2022

Sebelumnya, Ahsan/Rian akan bertemu rekan sesama Pelatnas Cipayung yakni Berry Angriawan/ Hardianto, untuk memperebutkan tiket perempat final. Sayangnya, cedera pinggang Ahsan kembali kambuh menjelang pertandingan.

Kambuhnya cedera pinggang Ahsan tersebut diperkirakan semakin serius hingga diputuskan untuk tidak melanjutkan kiprahnya.

Tragis, Raja Bulutangkis Dunia Tersingkir dari German Open 2022

Pada laga perdana di turnamen tersebut, Rabu malam tadi, Ahsan mengaku cedera yang dialaminya itu bertambah parah kala berduel kontra pasangan Taiwan, Lee Jhe-huei/Lee Yang, yang tetap mampu dimenangkan Ahsan/Rian, 20-22, 21-15 dan 21-13.

"Semenjak di China sudah terasa sakit di pinggang. Puncak sakitnya semalam saat main lawan ganda Taiwan," kata Ahsan, dilansir Djarum Badminton.

Tragis, Juara All England Hancur di Semifinal German Open 2022

Bagi Ahsan, ini bukan kali pertama menderita cedera pinggang. Sebelumnya, saat masih berpasangan dengan Hendra Setiawan, ia juga pernah mundur dari Kejuaraan Dunia 2014. Hal serupa juga terulang menjelang perhelatan Piala Sudirman 2013. (one)

Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai

Penghancur Praveen/Melati Juara German Open 2022, China Hancur Lebur

Penghancur Praveen/Melati, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai tampil mengerikan di final German Open 2022. China dibikin hancur lebur.

img_title
VIVA.co.id
14 Maret 2022